You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Personel Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

PMI DKI Siagakan 59 Relawan dan 10 Ambulans di Kwitang

Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyiagakan 59 personel berikut 10 unit ambulans dan lima motor Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat saat aksi unjuk rasa di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/).

"PMI hadir untuk memastikan layanan kemanusiaan,"

Dengan kesiapsiagaan penuh ini, PMI DKI berharap dapat meminimalkan dampak kemanusiaan yang mungkin timbul dari aksi demonstrasi tersebut.

Pemprov DKI Tingkatkan Koordinasi Jaga Kondusivitas

Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani mengatakan, penempatan relawan dan armada PMI dilakukan di titik-titik strategis agar evakuasi medis dapat berlangsung cepat meski terjadi pemblokiran jalan maupun eskalasi massa.

“PMI hadir untuk memastikan layanan kemanusiaan tersedia dengan cepat, netral, dan profesional. Kami tidak terlibat pada isu politik atau tuntutan aksi. Fokus kami hanya pada penyelamatan dan pelayanan medis,” ujarnya.

Beky menyebutkan, sejumlah ambulans ditempatkan di zona utama dekat titik konsentrasi massa, antara lain Museum Pemuda DKI, Tugu Tani, depan Stasiun Senen, dan Lampu Lalu Lintas Galur. Sementara itu, zona pendukung berada di Lampu Lalu Lintas Penabur Gunung Sahari serta sekitar Polda Metro Jaya.

PMI juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan terdekat, seperti RS St. Carolus, RS PGI Cikini, RSUD Cipto Mangunkusumo (RSCM), dan RS Islam Cempaka Putih, guna memastikan korban yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera mendapat perawatan.

Ia menegaskan seluruh operasi lapangan PMI dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan dan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah-Bulan Sabit Merah Internasional, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“Keselamatan relawan menjadi prioritas. Karena itu titik standby disiapkan di zona aman agar tim PMI tetap bisa memberikan pertolongan tanpa terjebak di tengah kerumunan massa,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1336 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1178 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye970 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye943 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye770 personFakhrizal Fakhri
close